Review : Rahasia Meede


Sekitar satu bulan yang lalu, waktu lagi ngebaca website forum alumni SMA, tiba-tiba ada posting tentang novel karangan salah satu alumni, judulnya Rahasia Meede, pengarangnya Bang Eddy Sumitra atau lebih dikenal dengan nama penulis E.S. Ito, Karena penasaran dan ga puas ngikutin obrolan di forum, mulailah saya cari-cari siapa aja yg uda ngebaca ni novel, dan kebetulan yang mengutungkan banget, ada Arif Wicaksana yang dengan keikhlasan hati dan ketulusannya, ngasih saya sedikit review (sekaligus promosi) yang makin ngebikin saya tertarik buat cepet2 ngebaca, dan yang lebih membahagiakan lagi ternyata saudara Arif mau minjemin novel Rahasia Meede ke saya. Thank u so much bro.

Judul lengkapnya : Rahasia Meede (RM), Misteri Harta Karun VOC. Yang sudah sering baca novel (dan pernah membaca novel dari Dan Brown) mungkin akan langsung memperkirakan isinya. Novel ini adalah karya kedua E.S.Ito setelah Negara Kelima. RM diterbitkan oleh Hikmah pada bulan September 2007 dan tebalnya 671 halaman. Fiuu…awal ngeliat bukunya saya ngerasa sedikit mabuk, berapa lama waktu yang saya butuhkan buat ngebacanya ya ? Ternyata, saya hanya butuh waktu sehari buat ngebacanya….karena isinya bener2 asyik n ngebikin saya enggan untuk lama2 meletakkan buku dan berhenti membaca sebelum tuntas (saya juga harus makan,mandi dan tentu sholat to ? ^-^ ).

Di lembar-lembar awal novel ini ada banyak sekali pujian buat novel ini. Sebut saja Harry A. Poeze, M Chatib Basri, Budiman Sudjatmiko sampe penulis skenario n sutradara “Denias, Senandung Di Atas Awan”, John de Rantau. Waw..berarti novel ini oke punya. Lembar demi lembar saya baca dan saya bener2 terpesona sama isi dari novel ini. Begitu luwesnya dan mahirnya Ito merangkai ceritanya, sehingga hampir2 membuat saya yakin kalo Harta Karun VOC itu bener2 ada. Mengapa? Karena tokoh2 yang ditampilkan dan jalan cerita yang dirangka Ito sangat menarik dan tampak seolah2 nyata. Kalo bisa saya beranggapan, Dan Brown memiliki kompetitor novelis baru di Indonesia. Dari mulai awal cerita tentang Batu Noah Gultom, seorang wartawan yang menyelidiki atau tepatnya mencari berita tentang penemuan mayat tak dikenal di Boven Digoel, Papua yang kemudian dikenali sebagai seorang birokrat bernama Joko Prianto Surono yang ternyata merupakan rangkaian pembunuhan sadis dari beberapa orang lain, yang semuanya dibunuh di daerah yang berawalan huruf B. Dan pembunuhan2 itu ternyata disertai pesan aneh berupa Tujuh Dosa Sosial yang dicetuskan Mahatma Gandhi. Selain itu, ada pula satu tim khusus dari negara Belanda yang ditugaskan ke Jakarta untuk memetakan Oud Batavie dan menemukan kota rahasia di bawahnya. Ada pula seorang intelijen militer alumnus SMA Taruna Nusantara yang ditugaskan untuk menangkap Attar Malaka, seorang pemuda yang dituduh telah melaksanakan aksi teror. Dan masih banyak lagi tokoh2 lain yang semuanya berujung kepada Rahasia Meede, Het Geheim van Meede sebuah misteri tentang harta karun VOC di Indonesia yang mengakibatkan delegasi Indonesia pimpinan Bung Hatta mau menerima persyaratan berat yang diberikan Belanda dalam Konferensi Meja Bundar.

Review lebih lengkapnya saya rekomendasikan untuk dibaca di ulasan khusus oleh Qyu. Karena disitu telah direview secara lengkap tokoh,peristiwa dan jalan ceritanya.

Sungguh2 novel ini sangat menarik dan saya rekomendasikan untuk dibaca. Menantang logika dan wawasan tentang Indonesia dan sejarah masa lalunya. SEGERA BACA RAHASIA MEEDE !!!

One thought on “Review : Rahasia Meede

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s