Skyline


Beberapa hari yang lalu, baru aja nonton Skyline. –another alien movie– Berawal dari iseng maen ke mall, mampir ke bioskop eh ternyata pas ama jam tayang film ini dan ternyata tiketnya masih banyak.. ya sudah.. menontonlah saya dan kawan-kawan. Masuk ke dalem studio 1 Bioskop Grand Mall Solo… adem… hehe… Soalnya masih sepi.. dan ternyata pas film dah mulai main, juga studio ga sampe keisi penuh.. kurang lebih separuh kursi terisi. Mulai ragu sama film ini….
Dan gambar pun mulai bergerak…

Film ini pake alur campuran, dikasih kejadian yang jadi awal bencana dulu, trus flashback ke beberapa jam (kalo ga salah 15 jam) sebelum kejadian. Flashback ini ga terlalu ngefek sama isi cerita karena cuma sekedar mengenalkan tokoh2 n relasi antar mereka. Soal NASA udah ngirim pesan ke angkasa luar 5 tahun sebelumnya sperti di poster2nya ga ada sama skali disebut di sepanjang film ini. Sepertinya cuma slogan2 pemanis pemancing penonton aja jadinya.
Sekilas ni film mirip sama Independence Day, pesawatnya nongol dari balik awan… cuma bedanya ni alien keknya cuma nyerang LA doang… ga sluruh bumi.

Jadi tu alien pada ngambilin manusia2… —mirip sama filmnya War of The Worlds—, cuma bedanya mereka pake sinar biru sebagai penarik manusia ke pesawatnya. trus tu orang2 diambilin otaknya buat di-reuse di alien jadi2an mereka.
Sepanjang film selanjutnya cuma berkisar gimana para aktor n aktrisnya bertahan biar ga ditangkep sama alien2. Walau ujung2nya ketangkep semua. Nah.. sepertinya penulis film bingung gmana mengakhiri cerita… akhirnyaa… film diakhiri dengan klasik, cinta dan kasih. Aktor n aktris utamanya ditangkep ke pesawat, melayang di bawah sinar biru, sambil ciuman. Sampe pesawat, sang aktor dipenggal lebih dulu, n otaknya dipasang di badan alien jadi2an. sementara sang aktris, mendapat perlakuan khusus, karena ketahuan mengandung… yang ga jelas juga mau diapain. Kemudian alien berotak sang aktor cowok, rupanya masih mengendalikan pikiran dan perasaan dari badan awal. Daaaan…. film berakhir dengan sang aktor bertubuh alien menyelamatkan sang aktris. Lalu… lampu2 studio menyala, dan film pun berakhir.
Duduk terdiam di kursi… masih tak percaya film sudah berakhir dengan tragis… tragis karena bikin bete sama endingnya yang menurut saya …. enggak banget.

Well… itu pendapat pribadi saya. Buat yang udah nonton n bilang bagus… selamat. Buat yang belum nonton, menurut saya sih mendingan sekarang ngantri nonton Harry Potter 7 (part 1) yang di beberapa review diakui bagus sama para kritikus di luar negeri sono.

It’s weekend time !! Have Fun Guys !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s