Review : Novel “THE ARK”


Another science fiction novel…. Sekilas kilas gayanya agak2 mirip sama Dan Brown di Angel n Demon…

Sinopsis versi buku

Dilara Kenner, seorang arkeolog muda, harus mati-matian menyelamatkan diri setelah temannya dibunuh di hadapannya. Dalam keadaan sekarat, temannya sempat membisikkan kata kunci konspirasi besar untuk menyembunyikan artefak sejarah yang menakjubkan.

Dua hari kemudian, Tyler Locke, seorang mantan insinyur tempur Angkatan Darat, berhasil menyelamatkan awak dan penumpang helikopter yang jatuh di laut dekat anjungan minyak tempatnya bekerja. Dilara termasuk penumpang yang diselamatkannya. Dilara mengaku jatuhnya helikopter tersebut bukan kecelakaan biasa. Seseorang ingin menghentikannya menemukan Bahtera Nabi Nuh.

Percobaan pembunuhan yang ketiga kalinya terhadap Dilara di anjungan tersebut berhasil meyakinkan Locke yang skeptis bahwa ada kebenaran di balik cerita wanita itu. Setelah pesawat jet pribadi seorang bintang film jatuh di gurun Mojave, maka semakin terbukti adanya konspirasi tersebut. Locke dan Dilara berangkat ke Arizona, dan penyelidikan mereka mengungkapkan penemuan yang mengerikan. Sekelompok penganut aliran agama sesat dan fanatik ternyata berhasil merekayasa ulang senjata dari Bahtera yang memungkinkan mereka mencipta ulang efek Air Bah seperti yang dikisahkan dalam Alkitab, serta membentuk umat manusia yang tersisa sesuai dengan visi pemimpin aliran sesat tersebut.

Sekarang Locke dan Dilara hanya memiliki tujuh hari untuk menemukan Bahtera dan rahasia yang tersembunyi di dalamnya, sebelum dipergunakan untuk membinasakan peradaban manusia.

Review versi saya

Cerita yang ditawarkan sama novel ini cukup menarik, seputar Bahtera Nabi Nuh, yang sampai sekarang keberadaanya masih misterius dan menarik banyak arkeolog untuk terus meneliti keberadaannya. Dan menurut novel, adalah seorang Dilara Kenner, arkeolog wanita yang memiliki ayah yang juga arkeolog Hasan Arvadi. Sang ayah, sangat terobsesi dengan keberadaan Bahtera Nabi Nuh, dan sudah sangat dekat untuk menemukan lokasi aslinya. Sayangnya ia dibunuh sebelum sempat menyaksikannya dengan mata kepalanya sendiri. Sebuah organisasi yang dipimpin oleh seorang pria kharismatik, Sebastian Ulric, adalah dalang pembunuhan Hasan Arvadi.  Mereka tidak mau rencana besar yang mereka rencanakan digagalkan oleh Hasan. Namun, Hasan telah menyiapkan rencana tersembunyi agar Dilara, anaknya dapat meneruskan pencariannya dan sekaligus menggagalkan rencana jahat Sebastian Ulric.

Lalu cerita pun berlanjut… bagaimana Dilara diuber2 untuk dibunuh seiring dengan usahanya untuk mengorek kematian ayahnya.  Bertemu dengan Tyler Locke, seorang konsultan keamanan yang menjadi tokoh yang sangat berperan dalam usaha pencarian Dilara. Lalu mereka pun bekerja sama untuk menuntaskan misteri di balik Bahtera Nabi Nuh, Konspirasi rencana pemusnahan umat manusia dan sekaligus mengungkap pembunuhan Ayah Dilara.

Overall… novel ini menarik untuk dibaca. Dan memang menarik, kalo nggak, ga mungkin saya dalam waktu 2 hari bisa menghabiskan membaca novel setebal 632 halaman (versi terjemahan ke bahasa Indonesia) karangan Boyd Morrison ini. Namun, rasa dirasa …. sensasi yang ditinggalkan kurang menggigit. Harapan saya waktu mulai membaca novel ini adalah akan disuguhkan rentetan ulasan sejarah yang akan memperkuat cerita seputar Bahtera Nabi Nuh. Namun yang saya rasakan, yang lebih ditonjolkan dalam novel ini adalah tentang rencana konspirasi pemusnahan umat manusia dengan menggunakan sejenis agen biologis bernama Arkon B dan C … yang… di dalam novel disebutkan sebagai hasil rekayasa dari Arkon A, yang merupakan penafsiran baru tentang “Banjir” yang terjadi pada zaman Nabi Nuh. Bahtera Nabi Nuh yang dimaksud dalam novel, bukanlah Kapal Besar seperti cerita yang sering kita terima. Tapi merupakan sebuah gua raksasa tempat berlindung Nabi Nuh beserta pengikutnya dari “wabah” yang menewaskan makhluk hidup lain di muka bumi.

Sebuah interpretasi yang menarik dari penulis… tapi.. tetap kurang menggigit menurut saya. Hei.. siapapun berhak berpendapat kan🙂

However, i still recommend this novel to you.. Enjoy !!

3 thoughts on “Review : Novel “THE ARK”

  1. Bang,NOVEL Boyd Morrison yang judulnya The Vault ,dengan versi bahasa indonesia, sudah beredar di pasaran kah ?
    tokohnya masih sama kyak novel The Ark di atas ( Tyler Locke).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s