Proses

 

Semua itu harus melalui proses… biar kerasa hasilnya… Kalo maunya cepet2 aja, instan2 aja… walo mungkin sekarang kerasa enak, tapi ujung-ujungnya pasti ada dampak yang bakal kita hadapi. Contoh gampangnya aja, makan mie instan. Pas lagi bosen, sendirian, laper… mie instan bakal jadi ganjel perut yang menyenangkan. Gampang dibuat, n bikin kenyang. Tapi, kebanyakan mi instan sangat tidak dianjurkan oleh para ahli kesehatan, walaupun di bungkus mie nya dicantumkan memiliki kandungan yang menyehatkan.

Begitu juga dengan proses kehidupan, banyak sekali tahap-tahap dalam hidup yang harus kita jalani. Dan semuanya itu butuh proses. Kita ingin dewasa, harus ada proses dari bayi – kanak kanak – remaja – dewasa. Tidak mungkin dari bayi kita tahu-tahu loncat tahap menjadi dewasa. Semua proses itu akan memberikan kita pengetahuan dan pengalaman yang sangat berguna di tahap selanjutnya. Jatuh, Gagal, Kalah itu biasa… Tapi harus diikuti dengan optimisme untuk meraih kesuksesan di kemudian hari. Kalau sekali jatuh, dan kemudian tidak ada keinginan untuk bangun dan menata diri kembali, kita hanya dapat mendongak ke atas dan melihat orang orang yang berhasil bangun dan mencapai kesuksesan. Kalau sekali kalah, dan tidak pernah mengikuti persaingan atau kompetisi, kita tidak akan pernah mencicipi nikmatnya kemenangan. Dan sesungguhnya kemenangan itu akan terasa sangat nikmat jika kita pernah merasakan artinya kekalahan. Kita akan lebih menghargai arti kemenangan itu dan berusaha agar tidak kalah lagi.

Proses itu butuh waktu, jangan berharap dalam satu menit hidup kita akan berubah dari miskin menjadi kaya. Jika kita bersabar dan tekun dalam berusaha dan gigih dalam berjuang, niscaya proses itu tidak akan terasa lama. Karena sepanjang perjalanan proses itu banyak ilmu dan pengalaman yang akan memperkaya wawasan dan pengetahuan kita.

Semoga bermanfaat

Advertisements

Minggu yang aneh

Seminggu belakangan ini mungkin gw dah jadi orang paling menyebalkan sedunia, jadi “public enemy” buat orang-orang di sekeliling gw.
Seminggu belakangan ini mungkin gw paling ga jelas sikapnya, bisa tau2 gampang tersinggung or malahan menyinggung orang lain…. dan itu semua gw lakuin secara sadar.
Apa mungkin bawaan ? Ataukah mungkin incidental harsh emotion ?
Dan seminggu ini, gw sendiri ngerasa kalo emosi gw paling labil… semua berlalu begitu saja, emosi kadang naik kadang turun, tapi dalam hati ga ada rasanya… seolah semua yang terjadi emang ga ada artinya…. what kind of person am i ?
gw ga tau apa yang bakal terjadi di waktu waktu ke depan… apakah gw bakal jadi semakin menyebalkan ?

i know it is not right…. i know i should not be like that..

what can i do for now is praying to God, semoga gw bisa jadi pribadi yang lebih baik lagi… besok dan seterusnya… Amin….

*makasih buat yang udah baca,,, abaikan saja kalo dirasa ga penting…

Celotehan

No #1
kadang kita sudah berusaha sekuat tenaga, namun hasilnya tak seperti apa yang diharapkan
kecewa, sakit hati, jengkel…. mungkin rasa itu akan muncul dan menyesakkan dada
tapi apakah kita harus larut dalam segala perasaan yang tak memiliki nilai positif itu ?
berbagai perasaan yang saya sebutkan di atas, justru akan membuat kita terperosok semakin dalam dan kehilangan semangat untuk terus berkarya dan berusaha.
kegagalan bukanlah hal yang harus disesali, tapi jadikan catatan berharga dalam hidup. semua pasti pernah merasakan kegagalan, tapi yang berhasil bangkit dan terus memperbaiki diri, itulah yang akan keluar sebagai pemenang.
gagal dengan jalan A, coba jalan B, gagal lagi… coba jalan C sampai Z. Setelah jalan Z, masih ada jalan A1 dan seterusnya… Berusaha dan teruslah berusaha…

No #2
tak jarang pula kita dipandang negatif atas apa yang kita lakukan
cari perhatian, sok kuasa, pamer… dan berbagai stigma negatif dicapkan pada kita
berbagai persepsi negatif itu harus kita sikapi dengan positif
anggaplah sebagai instropeksi… benarkah apa yang kita lakukan ?
apakah benar kita sudah tulus ikhlas menjalankan tugas dan kewajiban semata demi kebaikan dan kemajuan bersama ?
ataukah dalam diri kita ada setitik rasa riya dan pongah yang membuat kita kelewat semangat dalam bekerja ?
hapuskan noda noda gelap itu… sucikan usaha dan hati kita dari segala sifat cari muka, sombong dan gila hormat
jika anda sudah yakin bahwa segala usaha anda benar benar bersih dan tulus ikhlas…. maju terus… lawan segala rintangan… dan yakinlah di ujung jalan yang anda lalui… ada kebenaran dan akhir yang indah menanti anda…

Jalan Hidup

Di saat kita merasa hampa
Bertanya akan apa makna hidup yang kita jalani
Merasa bingung atas apa yang telah kita lalui
Cobalah berhenti sejenak
Luangkan waktu barang sesaat
Jernihkan pikiran
Renungi kembali apa yang telah kau lalui hingga saat ini
Mencari benang2 putus yang belum tersambung
Menutup lubang2 yang belum tertambal
Membangun kembali pondasi2 yang belum tegak berdiri
Tuk jadikan modal menapak masa depan, dengan segala rintangan yang menghadang
Tumbuhkan keyakinan tuk kuatkan diri menjawab segala tantangan
Demi diri, dan hidup yang dijalani
Demi masa depan, dan impian yang tlah tercipta

Cerita Kedua

Pengalam ini benar2 aku alami sendiri…..

Waktu berangkat ke kampus, saya melewati rute seperti biasanya
Saat melewati perempatan cipaganti, sudah banyak sekali pengemis menanti, dan hampir semuanya orang yang sama… tapi kali ini ada bapak setengah tua yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Keadaannyasungguh memprihatinkan, dia tak dapat berdiri karena kaki kirinya dari lutut ke bawah seperti terlipat kembali ke atas. Dia berjalan hanya dengan cara menggeser badannya.
Waktu itu saya ingin memberi sedikit uang padanya, tapi karena saya memakai jas hujan dan lampu sudah hampir hijau, saya tak sempat melaksanakannya.
Sampai kampus, saya memutuskan langsung ke salman dulu untuk makan siang dan menunggu dhuhur di masjid. Karena loket penitipan sepatu belum buka, saya menaruh sepatu dekat tempat wudhu.
Selesai sholat, ternyata saya tidak dapat menemukan sepatu saya. Saya cari kemana-mana ternyata tidak ketemu juga. Sepatu saya hilang dicuri orang.

Ada timbul rasa sesal dan marah, tapi tiba-tiba saya teringat akan si bapak di perempatan cipaganti. Apakah mungkin ini peringatan dari Allah SWT?
Mungkin Allah SWT memperingatkan saya untuk lebih banyak bersedekahkepada yang membutuhkan
Mungkin Allah SWT memperingatkan saya untuk tidak menunda-nunda niat beramal
Mungkin Allah SWT hendak melatih saya untuk ikhlas dan mungkin masih banyak rencana dan kehendak Allah SWT….

Ya Allah…. ampunkanlah dosa dan kekhilafan hambaMu ini. Berikanlah hambaMu kesempatan untuk memperbaiki kesalahan dan kekhilafan ini….